Workshop E-Learning Jurusan PTK FKIP UNS

Hari ini, Jum’at tanggal 7 November 2008, kami di kampus UNS Pabelan mengadakan workshop e-learning untuk seluruh dosen Jurusan PTK FKIP UNS. Layanan e-learning yang dipergunakan adalah layanan e-learning FKIP UNS yang beralamatkan di http://semar.fkip.uns.ac.id. Acara dibuka oleh Pembantu Dekan I FKIP UNS. Kegiatan ini adalah serangkaian kegiatan sosialisasi implementasi ICT untk kependidikan yang sebelumnya telah didahului dengan kegiatan workshop bloging. Semoga dengan kegiatan-kegiatan semacam ini, konsep Dosen 2.0 dan Kampus 2.0 yang dulu saya kampanyekan.

Continue reading “Workshop E-Learning Jurusan PTK FKIP UNS”

Kenapa Dosen Harus Ngeblog!

blog dosenOK,..  Bismillah!  Memenuhi janji saya untuk sedikit menyampaikan pandangan saya mengenai buat apa blog bagi seorang dosen, maka mari kita sedikit demi sedikit mendiskusikannya. Mohon dicatat bahwa ini hanya sebuah pandangan saya secara pribadi dan sama sekali tidak mengandung kebenaran mutlak!

Saya sepedapat dengan pandangan Mas Romi, di comment ini, dan itu yang saya tangkap ketika mendengarkan seminar beliau di Puskom beberapa waktu lalu. Mari kita renungkan, dan kalo menurut anda sekalian ini bagus, kenapa tidak kita ambil pelajaran. Paling tidak ini adalah pandangan brilliant dalam memaknai sebuah blog bagi dosen:

  1. Personal Branding,
  2. Soft Marketing,
  3. Mengenalkan Core Kompetensi Kepada Publik,
  4. Memberikan Pencerahan Pemikiran Kepada Masyarakat.

Point 1 s.d 3, intinya sama. Yaitu personal branding, yaitu pembentukan citra diri. Hal ini dilakukan untuk mengenalkan core kemampuan dosen ybs. kepada publik. Tujuannya apa? Menjual diri, menjual profesionalitas. Ketika kita sidah bisa menanamkan kepada masyarakat bahwa kita adalah ahli dalam suatu bidang, maka dengan sendirinya jika memerlukan tenaga ahli pada bidang tersebut maka dosen itu yang akan dipercaya untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Continue reading “Kenapa Dosen Harus Ngeblog!”

Berdjoeng Lageh …

Rupanya, kegelisahan perlunya budaya nulis (saya nggak bilang harus ngeblog loh ya .. ) memang tidak hanya dirasakan segelintir orang. Mas Romi yang begitu lantang dengan kampanye ‘Dosen Berbicara Dengan Bahasa Manusia“, membuat saya lebih termotivasi untuk tetap menggunakan wahana web sebagai salah satu media komunikasi pembelajaran yang baik. Kini Mas Wawan yang datang dan meninggalkan komentar di buku tamu saya memberikan semangat. Rupanya dia juga jengah. Dia adalah orang yang telah berusaha membangun sistem ini untuk dipergunakan kalangan staff uns, tapi ternyata masih sepi peminat. Bahkan kenalan-kenalan yg sudah dia berikan account pun, ditinggalkan terbengkalai begitu saja.

OK,..  maju terus Mas Wawan. Saya sendiri juga masih terus berbenah, masih mencari bentuk terbaik. Categori-categori yg saya rasa tidak layak ditampung di blog dosen 2.0, saya hilangkan. Saya berharap blog ini nantinya bukan hanya sebagai blog pribadi dengan tulisan yg tidak penting seperti ini, tapi saya akan berusaha untuk melibatkan mahasiswa bimbingan saya untuk menggunakan wahana blog ini sebagai jurnal progress pekerjaan dia. Dengan demikian, kegiatan-kegiatan skripsinya lebih terpantau dan tercatat. Sepertinya ini akan menegaskan fungsi blog sebagai media untuk ‘logging‘, jurnal, catatan, atau yg semisal.

Continue reading “Berdjoeng Lageh …”